Ad Code

Wanita Muslim di Barat dan Kesehatan mereka


Sebagai Muslim kita tahu bahwa kesopanan, baik lahir maupun batin, adalah bagian penting dari agama kita. Nabi Muhammad ﷺ bersabda: “Setiap agama memiliki karakter bawaan. Karakter Islam adalah kerendahan hati.” Tapi apa artinya ini dalam interaksi kita dengan dokter kita? Dan apa dampaknya bagi kesehatan kita?

Banyak dari kita berdiskusi dengan teman dan kolega Muslim tentang pengalaman tidak nyaman di ruang kerja dokter, atau tentang aturan Islam seputar perilaku tertentu terkait perawatan medis dalam Islam. Diskusi ini memicu minat pada bagaimana interpretasi kesopanan dapat mempengaruhi perilaku kesehatan seorang wanita Muslim.

Meskipun beberapa pekerjaan serupa telah dilakukan di bidang ini, beberapa penelitian yang dilakukan memiliki sejumlah kecil responden, semuanya berimigrasi ke AS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang lebih sederhana cenderung melaporkan bahwa mereka merasa tidak nyaman di area fitness, dan merasa interpretasi mereka tentang kesopanan membuat mereka lebih sulit untuk berolahraga dan tetap bugar.

Meskipun hasil penelitian ini mungkin tampak masuk akal bagi audiens Muslim, bagi audiens non-Muslim hasil ini mengejutkan. Banyak kolega dan profesor saya terkejut bahwa mayoritas wanita yang disurvei berpendidikan tinggi, memiliki asuransi kesehatan, dan sebagian besar lahir di AS. 

Karena banyak orang Amerika yang tidak menyadari preferensi rata-rata pasien wanita Muslim, penting agar informasi ini tersedia bagi komunitas perawatan kesehatan. Selain itu, dari hasil penelitian terkait sikap dan kesadaran kesehatan, tampak adanya kebingungan tentang pentingnya perilaku kesehatan tertentu dan aturan Islam seputar cara melakukannya dengan standar tindakan medis. Pendidikan Islam sepertinya terlibat dalam mempengaruhi beberapa tanggapan seputar isu ini.

Oleh karena itu, penting bagi kita sebagai komunitas untuk memiliki sebuah forum di mana para pemimpin kita dapat mengedukasi wanita di komunitas tentang aturan-aturan Islam terkait kesehatan, menasihati kita tentang bagaimana atau apa yang harus dilakukan dalam situasi medis yang umumnya dialami oleh Muslim di barat. Mungkin juga bermanfaat untuk didiskusikan dalam lingkup komunitas tentang apakah kita harus mengizinkan atau tidak remaja putri kita mengikuti kursus kesehatan seksual di sekolah sehingga mereka mendapat pendididikan tentang perilaku sehat. Sebagai alternatif, mungkin juga bermanfaat bagi komunitas Muslim itu sendiri untuk menawarkan kursus di bidang-bidang seperti ini—mungkin dalam format ibu-anak yang aman seperti yang ditawarkan oleh banyak gereja—sehingga kaum muda dapat merasa bahwa mereka memiliki seseorang untuk diajak bicara tentang isu-isu sensitif seperti itu. seperti ini.

Terakhir, temuan penting lainnya adalah sebagian besar wanita tidak berolahraga secara teratur. Banyak dari kita tahu bahwa tubuh kita adalah amanah (amanah) yang diberikan kepada kita oleh Tuhan dan bahwa Nabi Muhammad ﷺ mengambil bagian dan unggul dalam kegiatan seperti gulat dan panahan, dan oleh karena itu sangat penting bagi para pemimpin di komunitas kita untuk membahas pentingnya olahraga. kebugaran fisik, membantu wanita Muslim menemukan peluang untuk tetap aktif di lingkungan yang selaras dengan aturan Islam. [Sarah Jukaku | Imams Online]


Posting Komentar

0 Komentar

Ad Code